Duta Pelayanan Satpas SIM Salatiga Edukasi Warga, Pemohon SIM Merasa Terbantu dan Dilayani dengan Humanis


Mata hukum news.my.id

Salatiga – Kehadiran Duta Pelayanan di Satpas SIM Polres Salatiga mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Duta Pelayanan yang ditugaskan khusus oleh Satlantas Polres Salatiga ini secara aktif memberikan edukasi kepada warga terkait tata cara dan mekanisme pembuatan SIM baru, mulai dari persyaratan administrasi hingga tahapan ujian teori dan praktik.

Sejak awal kedatangan pemohon di Satpas SIM, Duta Pelayanan tampak sigap menyambut dan mendampingi masyarakat. Dengan pendekatan yang ramah dan komunikatif, petugas menjelaskan alur pembuatan SIM secara jelas dan mudah dipahami, sehingga masyarakat tidak lagi merasa bingung atau ragu dalam mengurus SIM secara mandiri.

Tak hanya memberikan penjelasan, Duta Pelayanan juga memastikan setiap pemohon mengikuti prosedur resmi tanpa melalui calo maupun pungutan liar. Pendampingan dilakukan secara menyeluruh hingga pemohon menyelesaikan seluruh rangkaian proses penerbitan SIM.

Salah satu warga Salatiga mengaku sangat terbantu dengan adanya Duta Pelayanan di Satpas SIM.

“Saya sangat senang dan merasa terbantu. Dari awal masuk sudah diarahkan, dijelaskan tahapannya, sampai selesai. Pelayanannya ramah dan tidak ribet,” ungkapnya.

Testimoni positif serupa juga disampaikan oleh warga lainnya yang merasa lebih percaya diri dan nyaman saat mengurus SIM. Menurut mereka, kehadiran Duta Pelayanan membuat proses pembuatan SIM menjadi lebih transparan, cepat, dan humanis.

Kasatlantas Polres Salatiga melalui kebijakan pelayanan ini berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengurus SIM secara resmi dan sesuai aturan. Program Duta Pelayanan di Satpas SIM Salatiga menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, modern, dan terpercaya.

Dengan adanya Duta Pelayanan, Satpas SIM Polres Salatiga terus berupaya menghadirkan pelayanan yang bersih dari calo, bebas pungli, serta mengutamakan kenyamanan dan kepuasan masyarakat.

Penulis redaksi 

Lebih baru Lebih lama